Categories
Esay Refleksi

Mengapa Kau Mendaki Gunung?

Aku bukan benar-benar mau menjawab pertanyaan di atas. Aku hanya ingin bernostalgia sedikit dan mengutarakan pikiran khususnya kepada teman-teman yang menyebut dirinya SUMEN. Untuk semua kawan yang pernah mendaki denganku. Mereka adalah Eka, Huda, Didik, Safwan, Adit, dan Hermawan. Perlu ditekankan sejak awal bahwa aku bukanlah ahli mendaki, anak MAPALA, SAR, atau sejenisnya. Saat itu, […]

Categories
Refleksi

Banjir di Kampungku dan Proyek Tol yang Belum Selesai

Nampaknya bukan hanya herd immunity terhadap virus Korona yang harus masyarakat di kampung kami miliki, tapi juga terhadap banjir. Bagaimana tidak, berkali-kali banjir sudah terjadi dengan bermacam-macam penyebab dari tanggul bocor, sungai meluap karena mendapat kiriman air dari Balikpapan Utara, dan air laut yang pasang. Ada lagi Penyebab baru yang datang beberapa tahun terakhir dan […]

Categories
Refleksi

Pulang ke Rumah: Membalas Rindu, Melawan Korona

Bagian: Justifikasi Aku masih ingat saat aku menulis untuk media tentang “Jangan Mudik Dulu.” Aku bersikeras bahwa menunda pulang adalah pilihan yang baik, hingga pandemi ini berakhir. Aku mendukung kebijakan “stay home” dan mengutuk orang-orang yang menentang kebijakan ini, kecuali mereka yang memang tidak bisa tetap di rumah. Mereka adalah para kerja dan pebisnis esensial […]

Categories
Refleksi

Catatan Seorang Mahasiswa di Kanada tentang Corona

“Kalau sudah ada yang terjangkit di Montreal kaya sekarang ini, saya mah pasrah aja. Yang penting jaga kesehatan dan daya tahan tubuh.” Seorang teman mahasiswa Indonesia di Montreal Aku tidak ingat tepatnya kapan mulai serius membahas Corona. Tapi satu yang sangat ku ingat adalah percakapan soal “Mengapa belum ada satu pun makhluk yang terjangkit Corona […]

Categories
Refleksi

Tentang Ibu

Aku dedikasikan tulisan ini untuk ibuku dan para ibu-ibu yang lain. Selamat hari ibu! Ibuku adalah orang yang paling sabar dan bijak di rumahku. Sebagai seorang Jawa yang lahir dari keluarga miskin di tahun 1960an di Klaten Jawa Tengah, ia sangat merepresentasikan perempuan dan istri Jawa yang kuat dalam keseharian. Ia memasak mulai jam 4 […]

Design a site like this with WordPress.com
Get started